Berikut ini lima kemenangan KO tercepat dalam sejarah tinju dunia seperti dilansir Bleacer Report:

#Naseem Hamed Kalahkan Said Lawal dalam 35 Detik

Prince Naseem Hamed 33 KO merupakan salah satu rising star pada era 1990-an saat dia pindah ke kelas bulu dan memenangi gelar juara dunia pertama pada 1995.

Pada 1996, Naseem dengan penuh gaya memukul KO Said Lawal 9 KO saat pertarungan baru berjalan 35 menit. Setelah Naseem dua kali mengkanvaskan Lawal, wasit akhirnya menyatakan pertandingan telah berakhir. Lawal terluka dan tak mungkin bisa melanjutkan pertarungan.

#Pongsaklek Wonjongkam Membungkam Daisuke Naito dalam 34 Detik

Pongsaklek Wonjongkam 44 KO mengalahkan sang rival Daisuke Naito 23 KO hanya dalam 34 detik pada tahuan 2002. Saat itu dia bertarung untuk memperahankan sabuk juara WBC kelas terbang. Pertarungan Wonjongkam dan Naito itu masih memegang rekor sebagai KO tercepat dalam sejarah kejuaraan tinju dunia kelas terbang sepanjang masa.

#Bernard Hopkins Vs Steve Frank dalam 24 Detik

B-Hop alias Bernard Hopkins 32 KO baru saja memenangi sabuk juara dunia IBF kelas menengah. Steve Frank menjadi rival pertamanya dalam mempertahankan gelar. Frank sungguh tidak beruntung. Hopkins hanya butuh 24 detik untuk menganvaskan Frank. Pertarungan itu juga membuktikan dia benar-benar tak tersentuh pada 1996.

#Gerald McClellan Taklukkan Jay Bell dalam 20 Detik

Gerald McClellan merupakan salah satu petinju yang sangat digandrungi penggemar pada 1993. Di sisi lain, Jay Bell juga melangkah menuju ke titik yang ditempati McClellan. Bell petinju bagus, tapi McClellan petinju luar biasa.

Hanya dalam tempo 20 detik McClellan berhasil mempertahankan titel juara dunia kelas menengah WBC, sekaligus masuk daftar sebagai salah satu petinju yang mengklaim kemenangan KO tercepat. Catatan waktu 20 detik tersebut masih menjadi kemenangan KO tercepat dalam sejarah kejuaraan dunia tinju kelas menengah.

#Daniel Jimenez Menundukkan Harald Geier dalam 17 Detik

Daniel Jimenez memberi keempatan kepada petinju Austria, Harald Geier untuk mengambil alih titel juara dunia kelas bantam WBO. Geier saat itu tak terkalahkan dan mendapat keuntungan tampil di depan publik sendiri. Namun, Geier ternyata tak berkutik. Pertarungan itu selesai hanya dalam tempo 17 detik.

Sejak pertarungan yang digelar pada September 1994 tersebut, tak ada satu pun pertarungan yang mampu menyamai kecepatan laga tinju tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here