Indonesia dikenal sebagai negara yang mempunyai ragam suku, agama, ras, budaya yang berbeda beda, indonesia menjadi suatu negara dengan tinggkat toleransi yang tinggi. Dalam hal ini kami akan membahas permainan-permainan tradisional yang terlahir dari budaya masyarakat indonesia yang saat ini mulai hilang tergerus zaman.

Dengan adanya teknologi yang mulai menjamur di masyarakat saat ini, permainan tradisional mulai tidak terjamah lagi oleh anak-anak kecil dilingkungan kita. Kenapa? Mereka cenderung lebih asyik bermain game via gadget yang notabene lebih mengakibatkan si anak kurang mempunyai jiwa sosialis.

Padahal permainan tradisional lebih menekan anak menjadi pribadi yang peka terhadap lingkungan melalui interaksi yang dimainkan langsung bersama-sama. Penasaran..?

Permainan Tradisional: Egrang
Permainan Tradisional: Egrang

Berikut Permainan Tradisional Kini Mulai Hilang sulit kita temui dilingkungan masyarakat.

Ular Naga

Permainan Tradisional Ular Naga
Permainan Tradisional Ular Naga

Dimainkan 5-12 anak, dengan diiringi nyanyian, anak yang berperan sebagai ular naga bergerak menerobos gerbang, lalu ketika nyanyian berhenti ada anak yang terperangkap didalam gerbangnya. Demikian permainan terus berlanjut hingga induk kehabisan anak, dan permainan selesai.

Congklak

Permainan Congklak
Permainan Congklak

Permainan ini identik dengan perempuan, walaupun anak laki-laki boleh memainkannya hehe..permainan ini biasanya banyak ditemui pada masyarakat sunda, namun sudah banyak dimainlan oleh anak-anak kecil di seluruh indonesia. Hayo siapa yang sering main ginian? Dengan menggunakan biji-bijin maupun batu permainan ini sangat mudah untuk dimainkan.

Petak Umpet

Petak Umpet
Petak Umpet

Tak ada batasan jumlah pemain dalam permainan ini, dengan satu orang yang kalah menjadi penjaga media (tiang, tembok, pohon) sambil menutup mata dan menghitung menunggu teman-temanya seselai bersembunyi sekaligus menjadi pencari teman-temanya setelah, sipejaga dituntut untuk waspada agar tidak ada lawan yang menyentuh media tersebut sebelum menemukan lawannya dan menyentuh media kembali.

Tiga permainan diatas telah mewakili betapa sederhananya permainan tradisional yang satu / dua masih kita temui dimasyarakat namun terbilang jarang. Apalagi permainan tradisional yang kuno tidak lagi sulit ditemui bahkan sudah hilang.

Kita harus bangga dengan banyaknya budaya yang ada di negara kita ini, dari budaya melahirkan sebuah keunikkan dalam masyarakat, salah satunya dalam permainan tradisional ini. Karena bukan tidak mungkin permainan tradisional ini akan menjadi olahraga yang mendunia. Karena olahraga yang ada di dunia kebanyakan dari permainan tradisional yang timbul pada masyarakatnya.

Ada ratusan bahkan ribuan permainan-permainan tradisional dari budaya masyarakat yang kini hilang bahkan di klaim oleh negara lain. Maka dari itu , harus kita jaga dan kita kembangkan bersama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here